Analisis Dampak Iklim di Kampung Yenggu Lama untuk Ketahanan Masyarakat Adat

Yayasan Pelestarian Alam (YAPAL) Papua melakukan analisis dampak iklim di Kampung Yenggu Lama, Distrik Nimboran, sebagai langkah awal mendukung masyarakat adat Yano Akrua dalam menghadapi perubahan iklim. Kajian ini berfokus pada pengelolaan sumber daya alam berbasis kearifan lokal, ketahanan pangan, dan diversifikasi ekonomi. Penelitian yang berbasis indikator SDGs ini juga menganalisis kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat, serta meningkatkan kesadaran akan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Hasil kajian diharapkan menjadi dasar program lanjutan yang memperkuat ketahanan ekologis, sosial, dan ekonomi masyarakat adat, sekaligus mendorong kolaborasi para pihak di masa depan.

Lebih lanjut :

Share the Post:

Related Posts

Blog

Jejak Masyarakat Yenggu Lama dalam Studi Dampak Perubahan Iklim Berbasis SDGs

Perubahan iklim membawa dampak yang signifikan bagi masyarakat adat yang hidup bergantung pada sumber daya alam. Kampung Yenggu Lama, yang terletak di Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura, menjadi salah satu wilayah yang menghadapi tantangan besar dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan. Sebagai upaya memahami dampak perubahan iklim dan memperkuat kapasitas

Read More
Blog

Kripik Pisang Yenggu Lama: Potensi Ekonomi Lokal dan Harapan Dukungan Berkelanjutan

Masyarakat Kampung Yenggu Lama terus berinovasi dalam memanfaatkan potensi pangan lokal sebagai peluang ekonomi. Salah satu inisiatif yang muncul adalah pengolahan pisang menjadi kripik pisang, yang diinisiasi secara mandiri oleh kelompok perempuan dan masyarakat kampung. Meskipun belum menjadi bagian dari Proyek NLGF-VCA, usaha ini menunjukkan potensi besar dalam memperkuat ekonomi

Read More

© 2025 YAPAL Papua. All Rights Reserved.